Selasa, 21 Oktober 2014

Ray VS Debo

Gak tau kenapa tiba-tiba kangen sama SIB terus bikin cerpen randoman, haha...
Suerrr kangen mereka semua..


Gemuruh para fans yang menamakan dirinya sebagai ICL (Idola Cilik Lovers) terdengar sampai backstage tempat persiapan pentas Idola Cilik 3. Ray dan Debo yang akan ikut serta mengisi acara tersebut bersama teman-teman yang lainnya di Super Idola Band tampak sibuk sendiri memperebutkan boneka milik Ify yang sering dibawa oleh siempunya kemana-mana.

“Lo berdua bisa diem gak sih? Bentar lagi acara dimulai, kita harus siap-siap. Ray cari stick drum lo, dan Debo cepet pergi ke kak Uci, dia nunggu kita.” Perintah Gabriel sambil merebut boneka malang yang diperebutkan oleh kedua bocah tersebut. Ray dan Debo sama-sama mengerucutkan bibirnya kesal menatap sang senior galak dihadapannya, lalu berlalu pergi dengan langkah gontai sesuai yang diperintahkan Gabriel kepada mereka berdua.

Ify yang melihat ketegasan Gabriel tersenyum kecil kearahnya. Walau kenyataannya umur Gabriel lebih muda dari mereka, tapi kepemimpinannya layak dikagumi.

“Thanks yel” Ucap Ify sambil menerima bonekanya kembali dari Gabriel.
Gabriel tersenyum ramah sambil mengacak rambut Ify yang hampir setara dengannya lalu pergi menyusul Debo untuk menemui kak Uci.

“Kak Gabriel hebat banget ya, gue makin salut sama dia” Ujar Agni yang berada disebelah Ify, matanya bersinar kagum melihat Gabriel yang berjalan pergi.

“Iyadeh kan idolanya Agni tuh” Sahut Ify sambil memainkan matanya.

“Ish,, Ify bisa aja deh, hehe..” Ujar Agni tersipu malu, lalu pergi kearah Cakka yang sedang sibuk dengan gitarnya.

“Gabriel emang udah hebat dari dulu Ag” Bisik Ify sambil mengembangkan senyum terbaiknya kearah boneka yang sedang ia peluk erat.

***

Penampilan dari para finalis Idola Cilik 3 disambut meriah oleh para penonton, yel-yel dari para masing-masing finalis terdengar saling sahut menyahut menambah kemeriahan studio, hingga tiba akhirnya penampilan dari bintang tamu yang paling ditunggu-tunggu Super Idola Band.

Suara dentingan keyboards, dipadu dengan pukulan drum dan petikan gitar memecah suasana menjadi lebih meriah. Suara renyah Gabriel dan suara rock Debo terdengar hingga seluruh ruang studio. Para juripun ikut berdiri mengikuti irama musik yang ngebit. Teriakan dari para penonton yang rindu akan kehadiran para alumni IC 1 dan 2 semakin heboh dengan kelihaian Debo dan Gabriel menguasai panggung. Lagu ceria dari J-rock semakin menambah keceriaan yang terlukis dari para wajah yang berdiri disana.

Pada saat bagian menunjukkan kelihaian musik dengan alat mereka masing-masing, Gabriel dan Debo saling bersahutan meneriakkan nama Ray, Cakka dan Ify. Gabriel tampak berdiri disamping Ify dengan memberi semangat yang dibalas dengan senyum manis oleh Ify. Ray yang melihatnya 
memperlihatkan wajah kesal dengan memiringkan bibirnya tapi emosinya tetap stabil dalam memukul drum, sedangkan Debo tak ambil pusing ia terus bernyanyi menyesuaikan nada dan irama karena toh ia juga bisa terus menghampiri Ify kapanpun ia
mau.




Agni yang juga didekati oleh Gabriel tampak tersenyum ceria dan bersenandung, menyanyikan lagu ceria. Sepertinya Gabriel membawa pengaruh besar terhadap para personil Super Idola.

Seusai penampilan, kak Oky menyapa Gabriel, Zevana, Ray, Ify, Debo, Cakka dan Agni dengan heboh. Mereka tersenyum ramah kepada seluruh para penonton.  Beberapa sapaan dari mereka disambut meriah, semua fans seolah telah mendapatkan energi terbesarnya kembali melihat para wajah yang sudah lama tak mereka lihat dilayar Televisi.







“Gabriel pesonanya kemana-mana”

“Mata sama tatapannya tadi loh... Bener-bener bisa menghipnotis siapa aja”

“Enak banget jadi Ify, dia kehipnotis gak ya?”

“Agni sama Zevana juga beruntung”

“Huaaa Gabrielllll”

Teriakan beberapa orang disambut senyum miring oleh Ray dan Debo. Lagi-lagi Gabriel, kalau saja badan mereka lebih tinggi, mungkin mereka gak takut-takut lagi untuk mendekati Ify. Iyel jangan deketin Ify terusss, suara hati mereka berteriak.

“Yel, ada yang galau tuh” Bisik Cakka sambil cekikikan. Gabriel memperlihatkan sederet giginya sambil mengangkat bahu.

“Ify, kita foto bareng yuk” Teriak Debo sambil berlari menghampiri Ify yang tengah siap-siap pulang. Ray yang kaget melihat ulah Debo yang tiba-tiba dan tak terduga itu hanya menganga lebar sambil memperhatikan mereka ditempatnya berdiri. Gabriel dan Cakka sudah tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah konyol mereka.

Mama Gina yang melihat Debo berlari menghampiri Ify hanya tersenyum geli dan menyuruh mereka berdua berpose dihadapan kamera, beliau menawarkan diri menjadi juru kameranya.




Seusai berfoto, Ify dan mama Gina berpamitan kepada seluruh orang yang berada disana. Ray yang ingin ikut berfoto jadi tidak sempat melihat Ify dan mama Gina telah pergi dari backstage.

“Gue unggul satu langkah dibanding lo, wlee” Ujar Debo lalu ikut tertawa bersama Cakka dan Gabriel.

“Debo udah dapet couple bareng Ify loh, IDF ray” Ucap Cakka ditengah-tengah tawanya.

“Malah tante Gina yang ngedukung mereka berdua. Hati-hati loh Ray” Gabriel menimpali

“Panas, panas..” Teriak mereka berdua

“Ah, sialan lo pada” Gerutu Ray sambil mencak-mencak masih ditempatnya berdiri. Ia benar-benar kalah, udah tadi Gabriel, sekarang Debo lagi. Ify kok banyak banget sih gebetannya, gue kan jadi susah Fy dapetin lo kalo banyak rintangan gini, awas aja nanti kita bakal sepantaran. Tunggu beberapa tahun lagi Ifyku...

2 komentar:

  1. ify-idolacilik.blogspot.com
    Maaf ya baru kebales, tapi Ify udah lama gak ngisi blognya lagi terakhir di tahun 2011 :(

    BalasHapus